Kamu terus berjalan, maju tiga langkah ke depan. Lalu sebuah tangan menggandeng tanganmu, dan cerita berakhir seperti semua cerita pada umumnya: dengan terputusnya sehelai benang takdir dan penyeberangan sungai.
Kamu membayar tukang perahu dengan uang logam yang dipetik dari kelopak matamu sendiri.
Kamu menyeberangi batas laman dunia maya.
TAMAT
