Awal Mula
Awal Mula

Awal Mula

Views: 3

Saya berusia sekitar tujuh tahun saat pertama kali melihat mayat.

Ibu dan bapak saya sedang bepergian, jadi saya dititipkan kepada teman-teman keluarga. Teman-teman ini bekerja di rumah duka dan merupakan tanggung jawab mereka untuk mengangkut jenazah. Saya ingat mereka sempat mengobrol serius dengan ibu saya sebelum pergi ke sana, dan mereka memberi tahu ibu saya jika kami harus pergi—mereka tidak bisa meninggalkan saya sendirian di rumah!—saya tidak akan melihat apa pun.

Meski begitu, saya masih ingat dengan jelas saat berada di mobil jenazah, dan melihat kantong jenazah diikat di brankar. Saya juga ingat berusaha untuk tetap fokus pada mainan mengeja yang jarang saya bawa ke mana pun. Saya tidak begitu mengerti apa yang terjadi, atau apa isi kantong itu, atau apa isinya. Namun, teman-teman keluarga membuat semuanya tampak sangat normal—mereka telah melakukan ini berkali-kali sebelumnya, dan akan melakukannya berkali-kali lagi. Setelah kami pergi, kami makan malam.

Ketika mendiang T.S mendatangi saya dengan ide menerbitkan buku, rasanya tepat. Saat itu adalah waktu yang tepat dalam hidup saya untuk mengeksplorasi tema ini, tetapi juga waktu yang tepat untuk kembali mengedit. Saya juga merasa terhormat karena dia memilih saya untuk mewujudkan visinya. Ketika dia membuat daftar, saya tahu itu adalah hal yang dapat saya lakukan, karena saya menyukai buku, puisi, dan musik. Sama seperti dia. Saya telah menulis banyak fiksi kematian dalam karya saya—cerita yang masih menghantui saya, cerita yang ingin saya lihat lebih banyak lagi.

Sekarang kita bisa. Dalam beberapa bulan mendatang, kita memiliki beberapa cerita dan puisi yang benar-benar menakjubkan untuk dibagikan kepada kalian. Perjalanan kami akan membawa kita melintasi dunia, tetapi juga ke bintang-bintang. Kita akan menapaki jalan baik menuju neraka, tetapi saya menduga kita juga akan berada di awan surga. Kita ingin menjelajahi semua kehidupan setelah kematian, semua awal yang mungkin kita temukan saat keberadaan kita di bumi ini berakhir. Saya senang kalian bersama saya.

Jawa Barat, 26 Mei 2025

Comments

No comments yet. Why don’t you start the discussion?

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *